#FromHome – Am I Late?

14 November 2013 § Leave a comment

This morning woke up late. Yes, when i opened my eyes, i’m really shock. Then, i went to the bathroom and took a bath. In 6.30, i went to the bus stop. Thank God, i got bus early and i still can come to the office, 8.30.

Inti dari cerita ini bukan telat bangunnya. Tapi, ada satu hal yang membuat saya merenung pagi ini. Changing! Perubahan! Saya dulu orangnya terlalu ambil pusing semua hal, dan sering terlalu banyak melakukan “drama.”

I really hard to be happy

Pagi ini, saya menyadari, bahwa sekarang saya sudah bukan lagi menjadi orang yang seperti itu. Meski sifat saya masih suka “moody” tapi saya bisa menjadi seorang yag lebih santai. Dalam artian, sebelum saya benar-benar panik akan suatu hal buruk yang terjadi, saya bisa membawanya lebih santai alias nggak terlalu stress. Saya mencoba belajar mengubah kepanikan sebagai sesuatu yang positif.

Perubahan ini membawa saya menjadi seorang yang sedikit lebih pemberani. Misalnya, sekarang saya jadi berani tidur di hotel sendirian, naik pesawat sendirian, kemana-mana sendirian. Mental “beranai” saya mulai terbentuk sejak saya memaksa diri saya untuk berubah. Dulu,saya sering di doktrin sama mama saya kalau naik angkot itu bisa dicopet dan bahaya, jangan bawa HP. Atau, kata-kata, “ih mama mah takut!” Apa yang terjadi pada saya? YA, saya akui, saya menjadi orang yang sangat penakut! Jalan sendirian aja nggak berani. Tapi perlahan-lahan saya mencoba mengubah pola pikir saya.

Okay, jalan sendirian itu berbahaya, emang realitasnya begitu. Namun,kalau semakin menunjukkan ketakutan pastinya akan semakin bahaya bukan? Jadi, saya mencoba untuk memasang tampang berani dan benar-benar lebih berhati-hati. Saya pernah kecopetan sekali di angkot, saya pernah menjadi trauma gara-gara itu. Tapi, lagi-lagi saya memaksa pikiran saya untuk menanggapina secara positif.Kalau dulu saya nggak kecopetan, mungkin saya nggak akan jadi hati-hati seperti saat ini.

Sama dalam ketakutan lainnya. Saat saya pergi ke Surabaya untuk menghadiri pernikahan teman saya, saya sedikit takut. Mulai dari takut tidur sendiri sampai takut disana nggak ada yang nemenin. Nyatanya apa? KEtakutan hanyalah ketakutan. Semua hal tersebut tidak terjadi,bahkan teman lama saya yang tinggal di Surabaya mengajak saya jalan-jalan sampai saya pulang ke Jalarta. Malah sekarang keberanian itu bertambah.

Ya, perubahan memang nggak gampang terjadi, dan sering telat menghampiri. Seperti kata pepatah, lebih baik telat daripada nggak sama sekali kan? Namun dari hal ini, saya semakin menyadari, sesuatu itu memang terkadang harus dilakukan dengan santai, tidak perlu terburu-buru dan semaksimal mungkin.

Every possibility will be happen. That’s the truth. But, if we can open our eyes to look everything with positive minds, nothing bad gonna happen. And everything is gonna be okay!

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #FromHome – Am I Late? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: