#FromHome- What I Remember?

18 November 2013 § Leave a comment

Menarik, kalau membicarakan tentang “mengingat.” Seberapa besar daya ingat saya? Perlu diakui saya payah. Hal yang paling saya sering lakukan adalah melupakan nama teman saya.

Berkenalan dengan banyak orang adalah hal yang paling saya sukai. Tapi, kadang-kadang saya kesulitan mengingat nama teman-teman disekitar saya. Jadinya, setiap bertemu di jalan, dan bila saya jarang ngobrol dengan orang tersebut atau saya hanya tahu muka, saya akan memalingkan muka atau menghindarinya.Saya pikir daripada saya menyapa tetapi lupa nama, lebih baik saya melakukan hal seperti ini bukan?

Namun, semakin lama, saya sadar ini perilaku yang salah. Kenapa? Karena mengingat nama teman adalah hal yang paling penting dan berharga. Ada sebuah peristiwa yang menggelitik dan cukup mengubah saya. Saat itu,saya kembali masuk ke LOJF, komunitas yang pernah saya tinggalkan selama satu tahun. Siapa sangka,ternyata salah satu orang yng ternama di komunitas itu, justru bisa ingat nama saya dengan baik.

Saat Ia memanggil saya, langsung saja saya tanya, “wah kok bisa ingat nama saya?” apa jawabnya? “Saya belajar mengingat. Dulu, saya juga suka lupa nama.”

The point is being remembered by someone is a big honor. True right?

Dengan mengingat nama orang-orang yang berkenalan dengan kita, maka kita bisa menghargai mereka. Bahkan, metode ini sering dijadikan sebagai kegiatan untuk mengasah ingatan kita. Nah, cara yang paling mudah untuk mengingat orang-orang disekitar kita adalah dengan menyebut namanya ketika ngobrol pertama kali. Semakin sering kita menyebut namanya, pasti akan semakin mudah untuk mengingat namanya.

Apa lagi sering saya lupakan? Mematikan kompor atau mengunci pintu atau mengingat tanggal dan banyak lagi hal yang sudah saya lakukan, tapi saya lupa sudah melakukn apa belum. Atau bahkan hal-hal lainnya yang sudah saya lakukan. Makanya, cara kedua yang saya lakukan adalah dengan membuat list dikepala saya tentang apa yang harus saya lakukan hari ini. Jika perlu, saya akan mencatatya di buku harian saya sehingga saya bisa selalu mengingatnya.

Bertolak belakang dengan pembahasan yang pertama, sekarang saya berahli pada hal apa yang ingin dilupakan? Wah, ini sulit. Ada satu hal yang tidak pernah saya lupakan sewaktu sekolah dulu yaitu, cinta monyet saya. Itu kenangan paling baik dalam hidup saya sejauh ini, sekaligus menjadi hal paling buruk. Sama halnya ketika saya dimusuhi teman sekelas saya. Bedanya, hal buruk ini membuat saya semakin baik dalam berteman.

Dari semua kejadian yang saya ingat,mulai dari yang baik sampai yang buruk, semuanya terjadi karena suatu alasan. Dan mungkin itulh bagian dari hidup.

Ada sebuah komik yang saya suka judulnya , “sands chronicle.” Intinya sama seperti cerita cinta lainnya, pertemuan, perpisahaan dan bersatu. Namun, ada satu quote yang saya suka dari komik ini.

“Kalau tidak ada kenangan masa lalu, tidak akan ada kenangan masa sekarang.”

So, maybe it’s time for us to deal with all the memories and have a faith for our future.

Daripada kita berusaha keras menghapus kenangan buruk dalam hidup kita, bagaimana jika kita menerimanya dengan tulus semua kejadian tersebut? Toh,waktu tidak bisa diputar kembali bukan? Tetapi, kita masih punya kesempatan untuk memperbaikinya.

Hari ini pun akan menjadi kenangan. Untuk itulah, sekarang saatnya untuk menggoreskan kenangan indah yang bisa kita ingat sampai kapanpun. Daripada kita hanya “mengasihani” diri untuk kenangan buruk yang terjadi pada kita. Intinya, BERSYUKURLAH UNTUK KESEMPATAN HARI INI!

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #FromHome- What I Remember? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: