#DearSunday -Kiss Me?

24 November 2013 § Leave a comment

Tinggal di Indonesia berarti harus deal dengan budaya timur yang ‘pemalu’ dan cukup banyak aturannya. Kenapa saya bilang pemalu? Well, saya tumbuh di keluarga yang menganggap ciuman itu tabu, entah hanya saya saja atau ada keluarga lain yang tidak melakukan ini.

Tabu akan hal ini akhirnya membuat saya tumbuh dengan sedikit ciuman dari orang tua saya. Yap, akhirnya secara tidak langsung ketabuan itu membuat orang tua saya sangat malu-malu untuk mengungkapkan kasih sayang dengan ciuman. Mungkin, gengsinya besar. Bahkan, memberi pelukan dan nyanyian sebelum tidur saja, well, mungkin hampir tidak pernah.

Nggak cuma itu saja, kadang hal itulah yang juga membuat saya jadi ‘tertutup’ dengan orang sekitar saya. Hmm.. Maksud tertutup disini adalah saya menjadi suka ‘malu’ kalau memberikan ciuman di pipi pada orang di sekitar saya. Bahkan, saya jadi adu gengsin dengan orang tua saya dalam memberikan ciuman.

But, maybe now is different. Keaadaan sekarang sudah berubah dimana ciuman mulai dianggap lumrah. Buktinya, foto pre-wed ciuman saja sudah bertebaran di berbagai social media. Namun, lagi-lagi, tidak semua keluarga yang bisa seperti ini.

Anyway, tradisi tetaplah tradisi. Apa boleh buat, mungkin keluarga saya masih tergolong yang ‘kolot’. Tapi, tetaplah saya harus bersyukur dengan adanya tradisi ini di dalam keluarga saya. Ada banyak cara untuk mengungkapkan kasih sayang bukan?

Untungnya, saya tumbuh dengan cara yang lain. Setiap hari saya membuka satu per satu pikiran sempit saya menjadi lebih terbuka.

Suatu hari, ketika saya akan membangun keluarga, di masa depan tentunya, hal sederhana ini akan saya jadikan tradisi. Cium pipi dan kening sebelum tidur, sebelum berangkat, pulang dari rumah, salam damai dan lainnya.

Karena saya rasa, kita semua butuh ciuman dan pelukkan dari orang sekitar. Itu tanda kehangatan dan kasih sayang.

Well, seiring waktu semuanya akan berubah. Ada budaya yang harus dipertahankan, ada budaya yang akan bergeser. Namun, bukan berarti semua budaya itu buruk. Budaya pun bermata dua, ada sisi baik dan buruknya. Intinya, jalankanlah secara positif semua budaya yang ada.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #DearSunday -Kiss Me? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: