#FromOffice- Ready To Change?

30 December 2013 § 1 Comment

Kalau dipikir-pikir lagi, tahun ini, saya berasa sangat cepat. Bayangin saja, kayaknya baru kemarin merayakan Natal, eh sekarang udah merayakan Natal lagi. Bahkan, dalam hitungan jam, tahun sudah berganti.

Kalau dulu, beberapa tahun sebelumnya, saya sering pengen banget tahun baru. Tapi, entah kenapa, tahun ini, saya berasa sangat slow alias biasa aja. Nggak terlalu pikirin tahun baru, malah justru terlampau santai. Jadinya, saya bingung sendiri. Kayak mau bertanya-tanya, ini bagaimana? Tapi,setidaknya banyak hal yang saya bisa pelajari di tahun 2013 ini.

Kalau saya kadang suka bermain dengan angka. Misalnya, angka ganjil kayak 2011, 2013 itu terasa bakal ada kejutan yang biasa aja. Tapi, kalau angka genap, kayak 2010, 2012, itu kayak terasa kejutan yang datang akan sangat-sanga besar. Misalnya, di tahun 2012 kemarin, itu tahun pertama saya menemenangkan hadiah dari sebuah quiz menulis di blog. Ya, mungkin ini hanya perasaan saya saja. Namun, saya lebih percaya kalau setiap tahun itu selalu ada kejutan, baik yang biasa saja maupun yang luar biasa. Jadi, saya mulai sangat menikmati aura positifnya.

Kalau mau membicarakn perubahan, siapa sih yang nggak mau berubah untuk jadi lebih baik? Setiap tahunnya, cuman satu yang pengen banget saya ubah yaitu KETAKUTAN! But, karena saya sudah hampir melewati tahun 2013 dengan mengatakan ‘jangan takut’ setiap harinya sama diri saya sendir, jadi kalau dari hasil evaluasi, saya sudah  berhasil maju satu langkah lagi. Langkah yang menurut saya cukup berarti untuk perubahan hidup saya. So, i’m ready for the next step!

Kalau mau membicarakan mimpi, mungkin, tahun 2014 mimpi saya akan saya buat sedikit berbeda. Mengingat baru-baru ini saya diajarkan tentang bagaimana cara bepikir positif think (bisa baca di sini), maka di tahun baru nanti, saya cuman mau bahwa diri saya bisa berpikir positif. Saya mau  di upgrade dari negatif menjadi lebih positif. Mengapa? Karena saya percaya, dengan begitu saya akan lebih bisa bersyukur lagi dengan apa yang saya miliki.

Kalau mau ngomongin apa arti terima kasih, tahun 2013, saya memiliki list yang cukup banyak tentang hal apa saya yang membuat saya berterima kasih. Pertama, saya bersyukur saya masih tinggal di rumah. Kedua, saya bersyukur saya punya pekerjaan yang saya sukai. Ketiga, saya bersyukur bisa bertemu dengan teman-teman di luar Indonesia berkat bergabung dalam kursus Iversity.org. Keempat, saya berterima kasih, saya dipertemukan lagi oleh komunitas yang saya cari-cari untuk menuangkan kemampuan saya dalam menulis. Dan masih banyak banyak sekali ucapan yang ingin saya ungkapkan, namun tidak dapat saya tulis satu persatu (biarlah itu menjadi ucapan saya sendiri).

Kalau mau ngomongin soal jodoh, ya sekarang saya cuman bisa percaya semua akan indah pada waktunya. Saya mencari namun saya mencari dalam kesabaran. Saya bertekad tidak mau sembarangan lagi seperti dulu. Karena hidup saya terlalu berharga dan saya mencintai diri saya apa adanya. Saya tidak akan membiarkan orang yang tidak tepat menyakiti diri saya. Mungkin, itu proteksi yang akan saya pertahankan. Meski saya masih bertemu orang yang tidak tepat, tapi saya tidak benar-benar jatuh terluka. Ya, jatuhnya kayak naik sepeda. Walau begitu, saya jadi makin mengerti perubahan apa yang harus saya lakukan.

Kalau mau membicarakan soal resolusi, saya cuman mau merubah satu hal yaitu, LEBIH RAJIN DAN RAJIN lagi! Kenapa? Karena belakangan ini saya terlalu menyukai zona nyaman saya yaitu, tidur! Saya mau lebih rajin nonton, lebih rajin membuat review, lebih rajin baca buku, lebih rajin ngeblog dan lebih rajin bekerja!

Kalau mau membicarakan soal karir, ya, saya cuman ingin berdoa yang terbaik dan mempersiapkan yang terburuk seperti quotes dalam film Prisoners. We never know what will happen tomorrow. What we can do is praying for the best and prepare for the worst. Saya akan tetap terus berjuang dan berjuang untuk memiliki karir yang baik dan berguna demi diri saya dan terutama orang-orang disekitar saya. Karena saya percaya, saya diciptakan untuk membantu sesama saya dan bukan menarik simpati dari orang lain. Jadi, saya akan berjuang untuk bisa membantu semampu saya bahkan kalau bisa lebih dari limit saya. Karena saya mau dan sangat ingin berkembang. 

Kalau mau membicarakan soal keyakinan, SAMA dan tidak pernah BERUBAH! Saya tetap percaya sama Tuhan yang tidak akan meninggalkan saya sendirian. Saya percaya Dia akan membukankan jalan dan mengubah hatiku menjadi seperti hatiNya yang mau memancarkan kasihNya.

So, am i ready to change? Yes, i am! How about you?

§ One Response to #FromOffice- Ready To Change?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #FromOffice- Ready To Change? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: