#FromWorkspace- … To Relish This Remarkable Time

6 January 2014 § Leave a comment

The truth is, I now don’t travel back at all. Not even for the day. I just try to live every day as if I’ve deliberately come back to this one day to enjoy it as if it was the full final day of my extraordinary, ordinary life. – Tim from About Time-

Awalnya, saya kira film yang satu ini sangat mirip dengan film The Traveler Time Wife. Well, the truth is, i am wrong. This is very different! Kalau The Traveler Time Wife, ada bagian yang benar-benar mencenangkan alias membuat kita deg-degan, sedangkan About Time, lebih ke datar tapi sweet. Percintaan yang nggak neko-neko, suprising and happy ending. 

MV5BMTA1ODUzMDA3NzFeQTJeQWpwZ15BbWU3MDgxMTYxNTk@._V1_SX214_

sumber foto

Film ini bercerita tentang Tim (Domhnall Gleeson) yang mengetahui pada usia ke 21 bahwa Ia adalah seorang Time Traveler, yang dapat kembali ke masa lalu tetapi tidak dapat melihat masa depan. Gift yang dimilikinya ini merupakan ‘warisan’ dari bebuyutnya yang hanya dimiliki oleh anak laki-laki dalam keluarganya tersebut. Dengan kelebihannnya tersebut, Ia pun memanfaatnya untuk memperbaiki waktu di masa lalu. Ia berusaha untuk membuat hidupnya berjalan dengan baik dan tidak malu-maluin.

Ada satu adegan yang membuat saya terpesona yaitu, ketika Ia mau menarik hati gadis impiannya yaitu, Maria, yang diperankan oleh Rachel McAdams. Dalam adegan tersebut, Ia mengulang beberapa kali pertemuannya dengan gadis tersebut. Sampai Ia mendapatkan moment yang terbaik.  But, in the end, Tim pun menyadari bahwa waktu yang dimilikinya adalah berharga bila dijalani apa adanya, tanpa perlu terus-terusan memutar baliknya dan memperbaikinya.

Dari film ini, ada beberapa poin yang saya tangkap :

1. Tentang cinta, sesuai temanya yaitu, percintaan, bahwa cinta itu indah apa adanya. Apapun moment yang kita dapatkan, kalau kita sudah mencintai pasangan kita, pastinya kita akan menghargai orang tersebut. Terdengar cheesy? Ya, tapi namanya film drama romance, harus ada bagian cheesy seperti ini untuk membuatnya menarik.

2. Tentang hubungan ayah dan anak, bahwa sudah seharusnya ayah dan anak saling mendukung satu sama lain. Nggak cuman itu saja, peran keluarga, dukungan keluarga sangatlah penting. Mungkin, ini salah satu bagian dari film ini yang saya suka yaitu, bagaimana cerita hubungan keluarga ini, yang tidaklah sempurna tapi bisa terjalin baik apa adanya.

3. Terakhir, sesuai dengan judulnya “About Time” artinya, tentang waktu, bahwa waktu itu berjalan sesuai apa adanya. Tidak perlu takut pada kekurangan atau keburukan yang terjadi di setiap waktu yang berlalu. Tidak perlu memperbaiki waktu yang ‘buruk’ itu. Soalnya, waktu itu akan terus berjalan apa adanya dan kita hanya perlu menikmatinya. Sederhana!

Kalau dari segi alur ceritanya, meski sering mundur maju, tapi saya cukup menikmatinya dan saya suka pengambilan gambarnya yang sangat rapi dan tidak membingungkan. I like the plot too. So, i give this movie 7,5 from 10. It means, you should watch this!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #FromWorkspace- … To Relish This Remarkable Time at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: