#AtHome- Why Am I Writing?

17 January 2014 § Leave a comment

*this is to remind me the reason why.

Pernah nggak bertanya-tanya, kenapa sih kita menyukai suatu kegiatan? Apa yang membuat kita tertarik dengan kegiatan itu? Setelah dipikir-pikir, ternyata saya punya banyak pertanyaan tentang kesukaan saya ini. Dulu, saya cuek, kalau saya disuruh mengerjakan hal ini, “buat pertanyaan yang bikin kamu curious dan tulis jawabannya.” Tetapi, makin lama, saya sadar, kalau saya butuh bertanya sama diri saya sendiri tentang banyak hal. Salah satunya, “mengapa saya menulis?”

Buat banyak orang, mungkin tidak butuh alasan untuk bisa menulis. Saya pun demikian. Namun, saya rasa, saya butuh pengingat ini untuk memotivasi saya dan membangkitan semangat menulis saya.

1. Mengapa saya menulis?

Pastinya karena saya sadar, saya suka. Tapi, ternyata ada alasan lain dibalik ‘kesukaan’ saya itu. Karena saya penasaran untuk membuat cerita, untuk bercerita dan untuk menceritakan. Saya tertarik dengan film-film yang saya tonton, buku-buku yang saya baca, dan saya suka dengan lagu-lagu yang saya dengar. Alhasil, hobi saya tersebut menjadi suatu hal yang mendorong saya untuk menulis.

2. Apakah nulis itu susah?

Ya, pada awalnya. Saya suka merasa minder dan tidak tahu apa yang harus saya tulis. Sehingga saya pun berpikir nulis itu susah. Padahal, kunci menulis itu adalah “habit” dan “Re-write.” Jadi, tulislah apa yang ada dipikiran, bacalah kembali dan revisi. Apakah itu susah? Hanya butuh keberanian untuk mengakui kalau tulisan itu bagus, jelek, berguna atau tidak kok, supaya nulis itu jadi mudah.

3. Kenapa harus menulis?

Banyak artikel yang bilang nulis itu untuk mengasah otak, untuk menenangkan hati dan untuk pengingat. Ya, itu benar. Tapi, kalau dalam hidup saya, alasan saya memilih suka menulis, karena sejak saya kecil (baru saya sadari), saya tetarik melukis dengan kata-kata. Entah kenapa, mengungkapkan lewat kata-kata itu terasa lebih indah saja ketimbang melukis lewat gambar. Jadinya, saya berusaha menjaga kesukaan saya melukis itu dengan menulis.

4. Apa yang membuat saya sering bermimpi menjadi penulis?

Jujur, awalnya karena lifestyle. Tapi, karena motivasi itu, justru saya merasa terganggu dengan sebutan ‘penulis’ pada diri saya. Lama-lama saya menyadari, saya ingin menjadi penulis karena saya ingin memiliki banyak teman. Dalam artian, orang-orang yang terinspirasi dari tulisan saya, terbawa dalam imajinasi saya dan bisa mendorong saya mengeluarkan ide-ide itu. Saya suka ketemu dengan orang baru. Itulah mengapa saya pengen jadi penulis.

5. Tantangan penulis?

Rajin vs malas! Mana yang lebih banyak? Buat saya, malas! Sedih banget kalau saya lagi malas menulis. Kenapa? Karena hal itu membuat saya menjadi tidak produktif dan tidak tertantang untuk mengeluarkan uneg-uneg yang ada di pikiran saya. Sampe-sampe, saya sering berpikir, kenapa sih tidak diciptakan saja alat ‘pembaca pikiran’? jadi, kalau saya lagi pengen nulis dipikiran saya, tinggal direkam sama alat itu dan dituangkan jadi tulisan. Gampangkan? Ini tantangan keduanya. Kesabaran vs instan. Padahal, enakkan berproses loh daripada instan!

Ya, kira-kira itulah alasan-alasan saya kenapa saya harus dan suka menulis!😉

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #AtHome- Why Am I Writing? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: