#DearYou

9 December 2015 § Leave a comment

Banyak kata yang ingin aku ucapkan kepadamu.

Namun hanya ada dua kata terbenak dalam kepalaku, setiap kali aku mengingatmu, “Terima Kasih.”

Jika ada hari yang boleh aku nikmati, itu adalah hari ketika aku menyadari, mungkin, kamu lah yang selama ini mengisi mimpiku.

Jika ada hari yang boleh aku takuti, itu adalah ketika hari berlalu begitu cepat dan aku menjadi tidak cukup bagimu.

Jika ada hari yang boleh aku sayangi, itu adalah ketika kita bergandengan tangan pertama kali, saat kamu menatap mataku, dan ketika kamu mulai mencatat setiap memori tentang kita.

Jika ada hari yang boleh aku takuti, itu adalah saat kamu menghilang dari dekapanku, hingga aku tak mampu memelukmu lagi. 

Jika ada hari yang boleh aku ucapkan “terima kasih”, itu adalah saat ini, ketika aku menyadari, kamu benar-benar doa yang aku ucapkan jauh sebelum aku berjumpa denganmu. Mungkin, aku berharap, itu adalah sungguh diri kamu.

Karena kamu bisa membuat aku mendeskripsikan bagaimana hidupku saat ini, bahagia.

Karena aku tahu ada pelukan hangat yang siap kamu berikan. Karena aku tahu ada perbedaan pendapat yang akan kita saling ucapkan kelak. Karena aku tahu di saat perbedaan itu tiba, aku akan mulai menyadari, bahwa aku tak perlu lagi mencari yang lain dan hanya perlu berada disampingmu. Karena aku tahu, ada cerita manis setiap malam yang kita bisikan sebelum tidur. Karena aku tahu, ada mimpi indah ketika aku memikirkan kamu. Karena aku tahu, ada perjalanan panjang di kisahku yang belum tertulis dan itu bersama kamu.

 

Semoga, itu benar-benar kamu. Karena aku tak ingin terlalu cepat, atau melambat. Aku hanya ingin berjalan beriringan dengan waktu dan itu bersama denganmu.

 

————————————————————-

Dear you,

Thank you. Thank you.

Maybe you are my Christmas present that i always said in all of my prayer. And now, i always hope that is you. You are not perfect, and i’m not perfect either. But i can feel, deep down in your heart, i really mean to you. Because i feel the same. 

I hope there is not an early time or the late time. I hope there is only “the right time.” 

Semoga hari berjalan apa adanya, hingga kita bertemu lagi dalam satu pelukkan. 

From me.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #DearYou at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: