#CoffeeShop – The Day I Met You

13 December 2015 § 1 Comment

Special! Itu satu kata yang menggambarkan perjumpaan aku dengan Dia.

Hari baru selalu penuh kejutan, kata-kata ini memang tepat kalau aku boleh mendeskripsikan kesempatan itu. 

Aku pernah mengucapkan doa, berharap ada hari dimana aku bertemu dengan kamu. Memang, semuanya belum tentu benar apa adanya. Namun, aku bisa mempercayai bahwa setiap doa yang terucapkan, mungkin akan terkabul.

Hari baru selalu penuh bahagia, ketika kita mengharapkan bahagia itu tiba, maka ia akan tiba. 

Aku pernah bangun dengan hati tersenyum, aku pun pernah bangun dengan hati bersedih. Namun, itulah yang dinamakan hari. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi, hanya suasana hati yang bisa menentukannya.

Hari baru itu punya harapan, saat melalui hari tersedih sekalipun, hati bisa terasa tenang ketika melihat pelangi.

Aku pernah bermimpi, paling buruk, hingga membangunkan aku pada tengah pagi. Aku dalam gelap, mencari secerca cahaya. Saat itu, hatiku bergetar, seakan para malaikat mengelilingi dalam tidur. Aku tarik nafas dan semua baik-baik saja.

Hari baru itu ketika mimpi menjawab dalam realita.

Tidak perlu memang semua orang tahu apa yang menjadi mimpi kita.  Dalam setiap mimpi yang terukir, hanya perlu membiarkan diri sendiri yang merasakannya menjadi realita.

Hari baru itu ketika aku bertemu Dia dan kamu.

Setiap mimpi akan hari baru, memang bisa terjadi. Hanya waktu yang akan membantu mempertemukan aku dengan setiap impian tersebut. Bagaimana aku berjalan di hari tanpa kepastian? Aku menenggelamkan diriku dalam pertemuanku dengan Dia. Dan saat yang dinantikan pun tiba, ketika aku bertemu dengan kamu. Bagaimana aku meneruskan ketidakpastian ini? Aku membiarkan Dia menggandeng tanganku dan membiarkan dia menggandeng tanganmu. Bagaimana aku terus bertahan dalam ketidakpastian ini? Aku membiarkan hati ini dipenuhi dengan cinta, akan hidupku, akan memandangmu, akan hari bersamamu, akan kesempatan yang boleh aku rasakan dalam setiap hari baru.

Karena itulah hidup untuk saling menggandeng satu sama lain bersama Dia. Karena itulah hidup harus terus bersyukur dalam setiap hembusan nafas. Karena itulah hidup   terasa indah.

§ One Response to #CoffeeShop – The Day I Met You

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #CoffeeShop – The Day I Met You at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: