#JustThought – Two Side

19 December 2015 § Leave a comment

Kamu tidak bisa berpikir hanya tentang diri kamu sendiri. Meskipun pada akhirnya, mereka tidak dapat selalu memikirkan kamu, bukan berarti kamu harus memaksa mereka memikirkan kamu.

Mungkin hidup itu tidak sesulit apa yang kamu pikirkan. Meski tidak semudah apa yang ada dibenak kamu. Karena hidup adalah hidup.

Matahari akan bersinar pada waktunya, begitu pun malam akan hadir meskipun kamu tidak mau. 

Kadang, kamu melakukan salah, itu tak masalah. Asalkan kamu tahu, salah itu akan membuat kamu  menjauh dari hidup. Untuk itulah, kamu perlu memperbaikinya supaya yang salah tidak lagi salah.

Tidak ada waktu yang begitu cepat untuk bisa memperbaiki apa yang terjadi di dalam hidup. Namun, di saat waktu yang tepat, semua akan baik-baik saja. 

Hidup itu menyimpulkan bahwa dunia ini hanya punya dua sisi. Dua hal yang tidak bisa kamu gabungkan dan tidak bisa kamu paksakan.

Cinta akan datang pada waktunya, begitu pula dengan benci. Namun cinta mengajarkan menerima kebencian meskipun itu menjadi hal yang tersulit. Karena cinta tidak selalu semanis cokelat atau pun sepahit kopi. Cinta hanya mengajarkan mencicipi dua rasa. Ketika cinta itu datang, ijinkan kedua rasa itu datang bersamaan.

Sukses akan dirasakan semua orang. Begitu pula dengan namanya gagal. Sukses tidak seindah langit biru selalu, kadang gagal menghampiri diam-diam dalam gelap. Karena itulah hidup diajarkan untuk mencicipi kembali dua rasa ini. Asin dan asam. Supaya kamu mengerti untuk apa kamu memiliki mimpi dalam hidup.

Perubahan akan terus terjadi, suka dan duka akan selalu menghampiri bagaikan menaiki rollercoster. Dia tidak selalu berada di bawah, tetapi tidak selalu berada di atas. Dia akan terus bergerak hingga akhirnya berhenti. Di saat berhenti, mungkin itulah waktunya sudah habis. Sebelum itu berhenti, berteriaklah, tertawalah, menangislah, tutuplah mata dan nikmati pergerakkannya.

Depan akan memperlihatkan kamu pada keindahan. Ketika kau berjalan hingga ke belakang, kamu akan menyadari bahwa hidup itu tidak pernah punya satu kisah. Namun selalu ada dua kisah yang tidak bisa ditebak. Berawal dengan bahagia dan berakhir kesedihan. Berawal dengan kesedihan dan berakhir dengan bahagia. Apapun yang terjadi, percayalah, hidup itu berharga untuk dijalani. Percayalah, hidup saat ini akan menggoreskan cerita untuk hidup masa depan. Percayalah, setiap tawa dan air mata, selalu ada yang menampungnya dan menjadi ramuan untuk kehidupan masa depan.

Hari ini, hanya perlu BERSYUKUR. Tidak perlu melihat terlalu dalam bagaiamana dua sisi hidup berjalanan dan akan terjadi hari ini. Hanya perlu BERSYUKUR. Karena itulah satu-satunya cara untuk merasakan keindahan hidup.

 

Happy Saturday! 6 Days before Christmas!

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #JustThought – Two Side at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: