#57 – My Silly Life!

26 February 2016 § 1 Comment

Pernah kah merasakah naik mainan yang putar-putar, lalu diputar oleh teman, sendirian. Kemudian lonceng tanda masuk kelas berbunyi dan anda ditinggal sendirian. Ketika permainan berhenti, anda turun dan oleng karena dunia serasa berputar dan Anda sampai tertabrak tembok ketika harus kembali ke kelas, tanpa ada yang menolong?

Mungkin nggak semua orang mengalami hal ini. Tapi saya akui itu salah satu masa kecil saya yang masih saya kenang sampai hari ini. ya, kejadian tidak menyenangkan. Hingga akhirnya saya mengalami lagi kejadian seperti itu, kepala berputar, seperti bermain komedi putar dan tidak bisa berdiri. Saya melihat kejadian itu sebagai pelajaran berharga buat saya.

Mungkin rasa sakit seperti itu, terbilang memang masih ringan. Beruntunglah saya, karena saya tidak sampai jatuh dan pingsan. Namun, ketika saya alami itu, saya merasa takut. Ketakutan yang amat mendalam.

Mungkin, saya terlalu overthinking, karena saya flashback hidup saya ke masa dulu ketika saya pernah “dilukai” teman-teman saya itu. Tapi, Tuhan punya kehendak lain atas penyakit saya ini.

Mungkin, ini hanya sedikit sapaan Tuhan yang bilang ke saya, “Jangan takut! Aku ada disini.” karena saya ini manusia yang bandel dan masih suka takut sama hidup, termasuk kematian. Meski saya pernah berpikir ingin mengakhiri hidup, karena sudah lelah, capek, bosan dan sebagainya, saya masih takut sama kematian.

Mungkin, penyakit ini cuma peringatan buat saya kalau, hidup saya itu masih indah. Karena suatu pagi, saya mengalami kepala berputar atau yang sering disebut vertigo ini, sangat parah. Saya bangun dari ranjang, langsung jatuh lagi. Sampe saya duduk 5 menit, pejamkan mata, pusing itu mulai hilang. Tetapi nggak berlangsung lama karena mendadak saya bisa pusing lagi. Kebayang kan penyakit ini kalau kita berada dijalan? Bahaya sekali.

Namun, saya bersyukur peringatan dini dari Tuhan ini mengingat kan saya kalau, hidup saya masih sangat amat berharga. Kalau dunia berasa berputar, Tuhan cuman mau saya itu pegang tangan Dia.

 

Simple right? Hidup itu memang suka bikin pusing, tapi, ingat kita masih diberi kesempatan untuk memejamkan mata dan beristirahat sejenak, lalu membiarkan Tuhan yang bekerja atas kita.

Well, mungkin sekarang saya bisa bilang,  berpikir untuk mengakhiri hidup itu adalah hal yang bodoh yang pernah saya lakukan dan semoga saya tidak pernah berpikir hal itu lagi.

Karena ketika dunia berputar, kamu tidak bisa bangun, ada rasa penyesalan kalau semuanya harus berakhir. Beruntung, Tuhan masih membiarkan saya sembuh dan menjalani hidup bersama orang-orang yang saya kasihi.🙂

 

#JustThought

 

 

§ One Response to #57 – My Silly Life!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #57 – My Silly Life! at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: