Day 175 – STOP BEING ADDICTED?

2 July 2016 § Leave a comment

Terkadang, aku berpikir, apa rasanya kembali pada dunia, ketika aku tidak bisa mencari tahu orang-orang sekitarku melalui internet? Hidup di luar dunia “kekepohan” internet. 

Mungkin aku akan  mengenal teman-teman, keluarga dan kekasihku, hanya sungguh dari cerita mereka. Mempercayai, hanya sungguh dari apa yang mereka lakukan. Tanpa perlu mengotak atik ataupun mencari-cari siapa temannya, apa yang dia lakukan, telah kemana saja dia pergi, dan sebagainya melalui  dunia  “kepoh ”

Memang, aku bekerja di dunia ini. Memang, dunia ini tidak semenakutkan yang dikira. Namun, aku mulai merasa bahwa aku harus menghadapi dunia ini dengan caraku sendiri. Dunia yang membuat aku menjadi seseorang. Mungkin,  lebih penakut dari diri aku sendiri atau, justru menjadi lebih pemberani? Ah, akhirnya itu hanya pilihan dari bagaimana aku melihatnya.

Kenyataan pahit, aku terlalu terbawa dalam arusnya sehingga  sering aku terluka akan asumsi yang terlihat dari dunia kepoh ini. Seringkali pula aku tertawa dengan asumsi tersebut. Tidak pernah luput juga, satu hari dari pertanyaan tentang apa yang aku posting di dalamnya.

Ya, aku dan mereka lah telah menjadi bagian  dunia kepoh yang aku hidupi saat ini di dunia nyata.

Tidak perlu aku membenci, kamu membenci atau kita membenci. Mungkin, kita hanya perlu melihatnya dari kacamata yang berbeda. Kacamata bernama mimpi. Mengapa? Terkadang impian itu ada di dalam dunia tersebut. Seperti, melihat dunia luas, memiliki pasangan, rumah ataupun goal life lainnya yang ingin kita raih. Sehingga akhirnya kita sungguh mengejarnya.

Tidak perlu pun kita iri, namun, hanya perlu berjuang dan buktikan pada diri sendiri bahwa “aku pun bisa meraih impian seperti yang aku lihat.”

Tidak perlu membenci, apabila yang terlihat adalah hal-hal yang menakutkan. Mungkin, mereka ada sebagai peringatan untuk menyadarkan kita bahwa, dunia, dimana pun itu, tidak seindah apa yang ada di dalam bayangan kita.

Tidak perlu kita memusuhinya. Mungkin, dunia itu bisa membuat kita menangis sekaligus tertawa. Jadi, bagaimana? Nikmatilah.

Lalu, mengapa aku, kamu dan mereka menjadi  “pecandu di dalam dunia kepoh?”

Mungkin, itu tidak luput dari naluri kita yang tidak dapat hidup sendiri. Kita membutuhkan orang lain, bagaimana pun juga, saat mata kita terbuka di pagi hari, kita akan melihat berbagai jenis orang di dunia ini.

Hanya saja, “dunia kepoh” ini membawa kita pada dunia yang seakan terlihat seperti “masa depan” atau mungkin “masa lalu” atau “masa sekarang.”

Mungkin, kita hanya perlu berhenti berpikir terlalu rumit tentang dunia kepoh itu. Mungkin, dunia kepoh itu hanya ingin memperlihatkan kita pada kenyataan bukan pada asumsi, bukan pada mimpi belaka.

Ah, asumsi, inilah hal yang tidak aku suka dari dunia ini. Melihat orang-orang, berasumsi, bahkan menghakimi tanpa mengetahui apa yang ada di dalamnnya. Padahal, kenyataaan mungkin berbeda. 

Haruskah aku berhenti?

Ada saatnya, aku akan pergi meninggalkan dunia kepoh ini. Bukan karena aku tidak menyukainya, hanya saja, aku masih harus mengejar mimpiku yang tidak ada lagi di dunia kepoh. Itu adalah mimpi kecilku yang selalu aku bawa dalam tidurku. Aku ingin menjadikannya nyata, senyata-nyatanya, seperti aku melihat diriku sendiri.

Lupakan kalau dunia kepoh ini adalah bagian hidup. Bagaimana bila menjadikan dunia kepoh sebagai pemanis? karena membiarkan dunia kepoh ini masuk dalam bagian hidup, hanya akan membuat kita berasumsi sering salah asumsi akan sekitar kita, terburuknya, mungkin akan membuat kita kehilangan segala-galanya yang nyata di dalam dunia ini. Jadikan dia teman, bukan terbaik, bukan musuh. Hanya teman, sebatas teman untuk bekerja, untuk menemukan apa yang tidak bisa ditemukan di dalam dunia ini. 

 

#MyWish : i want to see myself, 5 years from now, i become a real writer, not a social media writer, but a real creative writer. 

START THE CHALLENGE #10DaysLiveInRealLife #10DaysWithoutStalking #10DaysStartWritingOnJournalBook #10DaysWith10Dreams

Challenge Accepted!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Day 175 – STOP BEING ADDICTED? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: