Who said that you’re not good enough to have a better life?

2 November 2016 § Leave a comment

The truth, it was you!

Terlalu sering kita melihat sekitar kita terasa lebih hebat daripada diri kita. Padahal, sebenarnya kita sama hebatnya dengan mereka.

Terkadang seringkali kita hanya melihat kesuksesan tanpa melihat apa yang dinamakan proses. Iri hati pun muncul.

Memang, ketika kita lihat mereka, kita tidak sehebat mereka. Tetapi, kita sedang dalam proses yang sama seperti mereka. Proses untuk menjadi hebat seperti mereka kelak.

Caranya?

HANCURKAN BENTENG DAN TEMBOK. Sadar atau tidak sadar, ini lah yang sedang kita bangun selama ini. Kita kira, benteng dan tembok itu akan menjadikan hidup kita indah. Padahal, itulah yang membatasi ruang gerak kita untuk bebas melangkah.

Ibarat seorang penari yang membutuhkan ruang gerak yang sangat luas, tanpa ada tembok apapun sehingga ia bisa menari ke kanan, ke kiri tanpa perlu takut terkena tembok itu. Itulah kita sesungguhnya. Bahwa, kita menemboki diri untuk bergerak. Jadi?

Hancurkan saja benteng dan tembok itu hingga berkeping-keping, melompatlah dan bebaslah bergerak. You can be anything you want if you believe that you can do it! You can be the best of yourself if you think you are the best for yourself!

YOU ARE THE GIFT OF THIS WORLD. Kalau suatu kali kita meliha orang lain lebih hebat daripada kita, pejamkan mata, jauhkan rasa iri itu, dan lihat diri kita sendiri. You are the gift of this world. Jadi, kamu sama istimewanya seperti mereka. Kalau mereka bisa membuat sesuatu yang hebat, kamu punbisa membuat sesuatu yang hebat.

Tidak apa, kalau kamu tidak terlihat terlalu pintar seperti mereka. Tetapi, kamu punya kepintaran lain yang tidak semua orang lihat. Bahkan, terkadang diri kamu pun buta oleh itu. Terus cari, gali dan temukan apa yang menjadi hadiah dari dirimu, maka kamu akan lebih bisa menikmati hidup.

 

IT’S NEVER EASY BEING A GREEN. Jadi sebuah pohon itu tidak pernah mudah. Mereka butuh waktu untuk tumbuh menjadi besar dan dilihat orang banyak. Mereka butuh pupuk, matahari dan juga air untuk membuat batang mereka menjadi kuat. Bahkan ketika angin badai harus menerjang, mereka selalu berusaha untuk tetap berdiri kuat supaya tidak jatuh dan rantingnya tidak bertebaran kemana-mana.

Sama seperti manusia, kita ini, adalah pohon. Kita perlu dipupuk. Terkadang kita memupuk diri kita sendiri, terkadang orang-orang di sekitar kita lah yang memupuk kita. Tidak apa, asalkan kita percaya bahwa kita bisa, maka kita pun bisa menjadi seperti yang kita inginkan.

So, jawabannya dari pertanyaan di atas adalah diri kita yang sedang minder. Padahal kita sadar dan kita tahu kalau kita pasti bisa.

Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Tidak mudah bukan berarti tidak akan bisa. Tidak mudah berarti perlu terus berjuang untuk mencintai dan terus mencintai diri sendiri lebih dan lebih setiap harinya. 

 

 

Life…

31 August 2016 § Leave a comment

I’ve been writing about life since I had this blog. I thought a lot about life. Sometimes, I thought too much until I lost myself. I thought being loved by someone around you, it can make you feel happier. But it’s not.

The most important who must love yourself is just you. It’s myself. I’ve been thinking about love since I know love. I lost, i found and I lost again. Time to time is like a monster, especially when you lost your love.

Maybe, that is the reason why people always said “life is like a roller coaster. Life is uncertainty. Life is a box of the gift. Life is just a life.” How to make life feels more alive, maybe, that’s the key to happiness.

It’s not what you want that can make you happy. Sometimes, what you have now, that can make you happier. But, we are a human. As a people, we have a regret if we can’t get what we want. We feel angry with something that we can’t get it. But at  some point, we already have what we want. Do you get it what i mean?

I mean, we have a dream. We will reach that dream no matter what. But in the journey to get there, especially when we lost, we will forget, we already in our dream. That’s why they called “Blessed.”

Life will push you harder. To get what you want or to let go what you have.  No matter what happen in this life, maybe, we must never forget that we still have a faith.

Someone tell about “Expect for the greatest thing happen to your life, appreciate everything you have.”

Maybe, life as simple as that. All the positive thought that teach by yourself, it will make you become a person.

A good guy never knew about the beautiful of life if never felt down.  A good girl never becomes a stronger person if she never lost everything. Because that’s how life teaches us to be a better person.

Whatever life teaches us, life is a wonderful journey. You will lose everything, at the same time, you will get your box of surprise. You will get everything, at the same time, you will know how great your life to be.

Maybe be thankful for every moment that happened in our life is the secret of life.

 

 

Day190 – It Hurts!

18 July 2016 § Leave a comment

Diam dalam gelap, mungkin itu jadi tempat yang menyenangkan untuk menyembunyikan perasaan ini.

Rasa gemetar di dalam tubuh, seakan bergejolak hingga membuatku ingin berteriak.

Drama? Mungkin terlihat seperti drama, namun rasa sakit ini hanya aku yang bisa rasakan.

Setiap bulan dia datang, diam-diam, tanpa pernah memberikan feeling apapun.

Meski, ada tanda, namun ia hanya banyak bicara dan terkadang tak ditepati hingga beberapa lama.

Menunggu, menunggu, menunggu, menyebalkan bukan?

Saat ia datang, moodku, tak lagi aku kenal. Siapa aku? Mengapa aku? seakan menjadi pertanyaan setiap bulan yang tak terlewatkan.

Belum lagi, ketika tamu datang memasukki tubuhku, hingga menjadi sosok manusia baru. Kau tahu? Detik-detik itulah, perutku bergejolak dengan rasa yang sangat amat tak kumengerti. Menangis, berteriak, menangis, apapun cara yang aku lakukan, sakit itu tetap ada.

 

Sekarang, kau melihat tubuhku, seakan ingin melahap tanpa perlu mencinta dan membuangnya. Lalu, mencari lahapan baru.

Tahukah kamu? Rasa sakit ketika kau melihat, menyentuh dan membuang tubuhku itu melebihi rasa sakit yang akan aku rasakan bila aku terkena penyakit manusia.

Hingga aku ingin mengutukmu lebih dan lebih. Namun, tak bisa aku lakukan itu.

Karena kau adalah manusia. Hanya saja, ingatlah, ibumu, punya sakit yang sama seperti aku, bahkan lebih sakit.

Maukah kamu menyia-nyiakan ibumu, seperti kau menginjak-injak bunga dan memetik yang baru lagi?

Aku yakin, jawabmu tidak. Maka, sayangi bunga yang kau temukan dan biarkan dia bermekar lebih indah.

 

 

 

 

 

*it’s about PMS. Honestly, women hate PMS. No one like it! So, appreciate them!

#124 -On Time

3 May 2016 § Leave a comment

Tidak ada yang mengira, bahwa waktu sesungguhnya berjalan begitu cepat. Detik demi detik terlalui, menggoreskan setiap cerita baru. Mimpi demi mimpi terbang kesana kemari dan ingin menghinggapi kenyataan.

Aku masih teringat, awal petualangan ku di dunia yang dibilang sangat keji dan berat ini. Menakutkan? Sangat. Takut? Banget. Namun, dengan segala kekuatan yang ada pada diriku, masalah demi masalah bisa aku selesaikan. Mimpiku pun menjadi jelas.

Mataku semakin melihat masa depanku. Tidak hanya tentang cinta, karir, namun lebih pada seperti apa aku ingin jadi diriku kelak.

Beruntung, aku tidak sendirian. Tuhanku mendengarkan satu per satu doa yang aku ucapkan.Mulai dari kerinduanku menemukan sahabat istimewa, hingga keingintahuanku akan dunia yang luas.

Kalau aku ingat-ingat kembali, waktu itu sangat tepat. Ada saatnya aku harus bergerak maju dan melupakan masa laluku, serta perjalanan ketidakpastianku menuju kerinduanku yang pasti.
Seakan baru semalam aku berdoa, Ia pun mengabulkannya. Padahal, dulu terasa begitu lama. Mungkin, benar saat mempercayakan waktuNya, hanya perlu berjalan terus dan tetap percaya. Bersabar dalam diam bersama Dia.

 

Sekarang, hadiah istimewa itu sudah aku miliki. Lalu, apa selanjutnya?

Perjalananku menjadi diriku. Menjadi seorang isteri, ibu dan sahabat bagi orang yang aku cintai. Semoga dia yang menjalin waktu bersamaku, adalah orang yang tepat.

Perjalananku menjadi diriku. Menemukan kepingan mimpi dahulu tentang ingin mejadi lebih berpengatahuan tentang dunia. Tidak diam ketika ketidakadilan itu terlihat di depan mata. Semoga aku menjadi orang yang lebih baik.

Perjalananku menjadi diriku. Menjalani pekerjaanku dengan penuh sukacita dan dapat mengembangkan pekerjaanku dan juga diriku menjadi lebih berguna. Semoga aku menjadi seorang yang lebih piawai menghadapi pekerjaanku.

Perjalananku menjadi diriku. Menenulusuri kehidupan yang tidak pasti dan melihat setiap kejutannya. Semoga aku memiliki waktu menjelajahi dunia yang luas ini.

Perjalananku menjadi diriku. Untuk menjadi diriku seutuhnya dan bersyukur tentang aku serta menjadi orang lebih baik di dunia ini.

 

Mungkin, perjalnaanku menjadi diriku inilah yang aku doakan sejak aku beranjak dewasa. Bagaimana kelanjutannya? Aku pun masih harus terus berjalan.

Aku percaya waktu berikutnya, saat aku meraih mimpiku akan tepat dan indah.

#Day73- Surrender

13 March 2016 § Leave a comment

That thing. It is kind a hard to understand. It’s about love.

Sejak kecil, aku selalu terpana dengan sebuah cinta.  Dia memang abstrak, tak ada bentuk, namun punya rasa yang begitu indah. Dia tidak mudah untuk dimengerti, karena terkadang Dia hanya ingin dilihat sebagai bentuk yang nyata. Dia, sederhana. Tidak ada kemegahan, elegant atau kekayaan apapun saat kau bersama dengan Dia.

Mungkin, karena Dia adalah cinta yang dibentuk dari rasa bentuk kasih. Dia tidak memandang bulu, Dia tidak memandang ras, Dia menganggap semuanya adalah sama. Cinta yang Dia berikan untukku, Cinta yang Dia berikan untuk kamu. Semua sama rata.

Ketika aku beranjak dewasa, cinta yang aku lihat begitu indah berubah menjadi begitu menakutkan. Cinta mulai mengkhianati aku, cinta mulai menyakiti aku, cinta mulai membuat aku menjadi seorang penakut. Terkadang, aku mengira aku hanya berpura-pura tegar ketika disakiti, aku berpura-pura menerima saja ketika dikhianati, namun di dalam hatiku, aku sangat terluka. Cinta yang indah berubah menjadi borok yang membekas.

Tidak sampai disitu aku mengenal cinta. Dia datang terus dan terus menerus. Menawarkan cinta yang indah namun menakutkan. Sehingga hatiku terasa panas, ingin berteriak marah, ingin berteriak membenci, ingin beteriak pergi, namun, tak sanggup aku lakukan. Karena cinta itu tetap indah ketika terasa di dalam hati ini.

Aku pun, mulai melihat cinta yang nyata. Ia memang menakutkan. Yang membuat aku takut itu, bukan pada cinta, tetapi ketika aku merasakan cinta itu menakutkan. Mungkin sebenarnya, cinta itu hanya ingin mengukirkan pahatan bentuk diriku yang terbaik atau sebuah goresan pena tentang cerita seorang aku yang istimewa.

Karena itulah, aku tak bisa membuatnya pergi dari hidupku. Karena itulah, Dia terus bersemayam di dalam hatiku.

Waktu pun terus bergulir. Tiba waktunya, semua doaku dari masa kecil hingga sekarang terjawab satu per satu. Keinginan untuk melihat cinta yang sesungguhnya. Dari sosok seorang pria yang aku rindukan teramat sangat, dari pekerjaan yang aku lakukan, dari perjalanan yang ingin aku lalui dan dari persahabatan yang terbentuk hingga sekarang.

Indah? Ya, Cinta tetap indah. Menakutkan? ya, cinta tetap membuat aku takut pada rasa ketakutan itu.

 

Namun, ada satu hal istimewa yang diajarkan cinta padaku. Bahwa aku harus bepasrah.

 

Bukan untuk diam tanpa melakukan apapun, namun hanya perlu berdiam dan membiarkan cinta merangkai setiap rencana yang aku buat agar senada dengan cerita yang cinta goreskan pada ku.

Karena Cinta itu adalah Kasih. Dan kasih itu adalah semesta. Sedangkan semesta itu adalah Tuhan.

 

*Jangan takut, anakKu!*

Faktanya, ada 366 kalimat singkat, “Jangan takut!” yang tertulis di dalam sebuah alkitab. Jadi, percayalah pada Cinta!

#CoffeeShop – The Day I Met You

13 December 2015 § 1 Comment

Special! Itu satu kata yang menggambarkan perjumpaan aku dengan Dia.

Hari baru selalu penuh kejutan, kata-kata ini memang tepat kalau aku boleh mendeskripsikan kesempatan itu. 

Aku pernah mengucapkan doa, berharap ada hari dimana aku bertemu dengan kamu. Memang, semuanya belum tentu benar apa adanya. Namun, aku bisa mempercayai bahwa setiap doa yang terucapkan, mungkin akan terkabul.

Hari baru selalu penuh bahagia, ketika kita mengharapkan bahagia itu tiba, maka ia akan tiba. 

Aku pernah bangun dengan hati tersenyum, aku pun pernah bangun dengan hati bersedih. Namun, itulah yang dinamakan hari. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi, hanya suasana hati yang bisa menentukannya.

Hari baru itu punya harapan, saat melalui hari tersedih sekalipun, hati bisa terasa tenang ketika melihat pelangi.

Aku pernah bermimpi, paling buruk, hingga membangunkan aku pada tengah pagi. Aku dalam gelap, mencari secerca cahaya. Saat itu, hatiku bergetar, seakan para malaikat mengelilingi dalam tidur. Aku tarik nafas dan semua baik-baik saja.

Hari baru itu ketika mimpi menjawab dalam realita.

Tidak perlu memang semua orang tahu apa yang menjadi mimpi kita.  Dalam setiap mimpi yang terukir, hanya perlu membiarkan diri sendiri yang merasakannya menjadi realita.

Hari baru itu ketika aku bertemu Dia dan kamu.

Setiap mimpi akan hari baru, memang bisa terjadi. Hanya waktu yang akan membantu mempertemukan aku dengan setiap impian tersebut. Bagaimana aku berjalan di hari tanpa kepastian? Aku menenggelamkan diriku dalam pertemuanku dengan Dia. Dan saat yang dinantikan pun tiba, ketika aku bertemu dengan kamu. Bagaimana aku meneruskan ketidakpastian ini? Aku membiarkan Dia menggandeng tanganku dan membiarkan dia menggandeng tanganmu. Bagaimana aku terus bertahan dalam ketidakpastian ini? Aku membiarkan hati ini dipenuhi dengan cinta, akan hidupku, akan memandangmu, akan hari bersamamu, akan kesempatan yang boleh aku rasakan dalam setiap hari baru.

Karena itulah hidup untuk saling menggandeng satu sama lain bersama Dia. Karena itulah hidup harus terus bersyukur dalam setiap hembusan nafas. Karena itulah hidup   terasa indah.

#DearYou

9 December 2015 § Leave a comment

Banyak kata yang ingin aku ucapkan kepadamu.

Namun hanya ada dua kata terbenak dalam kepalaku, setiap kali aku mengingatmu, “Terima Kasih.”

Jika ada hari yang boleh aku nikmati, itu adalah hari ketika aku menyadari, mungkin, kamu lah yang selama ini mengisi mimpiku.

Jika ada hari yang boleh aku takuti, itu adalah ketika hari berlalu begitu cepat dan aku menjadi tidak cukup bagimu.

Jika ada hari yang boleh aku sayangi, itu adalah ketika kita bergandengan tangan pertama kali, saat kamu menatap mataku, dan ketika kamu mulai mencatat setiap memori tentang kita.

Jika ada hari yang boleh aku takuti, itu adalah saat kamu menghilang dari dekapanku, hingga aku tak mampu memelukmu lagi. 

Jika ada hari yang boleh aku ucapkan “terima kasih”, itu adalah saat ini, ketika aku menyadari, kamu benar-benar doa yang aku ucapkan jauh sebelum aku berjumpa denganmu. Mungkin, aku berharap, itu adalah sungguh diri kamu.

Karena kamu bisa membuat aku mendeskripsikan bagaimana hidupku saat ini, bahagia.

Karena aku tahu ada pelukan hangat yang siap kamu berikan. Karena aku tahu ada perbedaan pendapat yang akan kita saling ucapkan kelak. Karena aku tahu di saat perbedaan itu tiba, aku akan mulai menyadari, bahwa aku tak perlu lagi mencari yang lain dan hanya perlu berada disampingmu. Karena aku tahu, ada cerita manis setiap malam yang kita bisikan sebelum tidur. Karena aku tahu, ada mimpi indah ketika aku memikirkan kamu. Karena aku tahu, ada perjalanan panjang di kisahku yang belum tertulis dan itu bersama kamu.

 

Semoga, itu benar-benar kamu. Karena aku tak ingin terlalu cepat, atau melambat. Aku hanya ingin berjalan beriringan dengan waktu dan itu bersama denganmu.

 

————————————————————-

Dear you,

Thank you. Thank you.

Maybe you are my Christmas present that i always said in all of my prayer. And now, i always hope that is you. You are not perfect, and i’m not perfect either. But i can feel, deep down in your heart, i really mean to you. Because i feel the same. 

I hope there is not an early time or the late time. I hope there is only “the right time.” 

Semoga hari berjalan apa adanya, hingga kita bertemu lagi dalam satu pelukkan. 

From me.

Where Am I?

You are currently browsing the alunan kata category at Catatan Si Hijau.